KARENA CORONA



Saya tidak tau harus memulai darimana tulisan ini. Entah kali yang keberapa saya berhasil menunda-nunda menulis tentang Corona, dan ternyata sudah masuk minggu ke-3 saja himbauan #dirumahaja dan #workfromhome digaungkan pemerintah kita.  

Kita semua tau, virus ini benar-benar “menjalari” hidup semua orang saat ini. Banyak dampak yang telah dia timbulkan. Duka cita, kehilangan, kelelahan, kepanikan dan sebagainya.

Semua berawal pada tanggal 31 Desember 2019, Komisi Kesehatan Kota Wuhan (China) melaporkan kepada WHO tentang mencuatnya secara signifikan kasus pneumonia dengan penyebab yang belum diketahui di Kota Wuhan, provinsi Hubei, China. 

Setelah ditelusuri lebih lanjut, penyebaran virus ini berawal dari salah satu pasar makanan laut di kota Wuhan. Selain makanan dan hewan laut, pasar ini juga menjual kelinci, ular, dan unggas lainnya. Oleh karena itu, awalnya para ahli menduga virus ini berkaitan dengan kasus SARS yang pernah mewabah di China tahun 2002 lalu.

Gejala umum yang ditimbulkan akibat infeksi coronavirus yaitu demam, batuk, dan kesulitan bernafas. Jika kasus yang dialami sudah parah, virus ini dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernafasan akut, kegagalan ginjal bahkan kematian.

Di awal tahun 2020, tepatnya pada 9 Januari, Chinese Center for Disease Control and Prevention mengumumkan bahwa telah ditemukan coronavirus baru (SARS-CoV-2) sebagai penyebab penyakit pernafasan yang sedang diderita oleh banyak warga Wuhan, yang kemudian disebut sebagai Covid-19.

12 Januari 2020, Pemerintah China mengumumkan kematian pria 61 tahun dari Wuhan yang terjangkit virus Corona tiga hari sebelumnya.

13 Januari 2020, Kasus pertama di luar negeri tercatat di Thailand. Temuan ini berasal dari seorang warga negara China yang sedang berpergian di negara tersebut.

16 Januari 2020, Kasus serupa terjadi di Jepang, yang pertama di negara itu. Seorang pria berkewarganegaraan China yang tinggal di Jepang dinyatakan positif terkena virus corona.

Pada 17 Januari 2020, situs resmi Imperial College London sebelum dipublikasikan dalam jurnal ilmiah mencatat, terdapat 1.700 kasus virus corona di China setelah melakukan perhitungan rinci.

20 Januari 2020,  Virus Corona menyebar. Dua pasien lagi terbukti positif di luar China, Korea Selatan dan Taiwan.

Sepekan setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan ada kemungkinan penularan bisa terjadi antar-manusia, ahli kesehatan di China membenarkan virus itu menyebar dari manusia ke manusia.

21 Januari 2020, Amerika Serikat mengumumkan kasus pertama, seorang pria berusia 30-an tahun dari Negara Bagian Washington, yang baru pulang dari Wuhan.

22 Januari 2020, China mengatakan virus ini mampu beradaptasi dan bermutasi. Orang asing kedua terinfeksi di China, seorang warga Thailand. Kini ada empat kasus di Thailand.

23 Januari 2020, China mengumumkan tiga kota dikarantina, sekitar 20 juta warga dilarang keluar.

25 Januari, Dokter Liang Wudong (62) yang bertugas di Rumah Sakit Hubei Xinhua Wuhan, juga dikabarkan meninggal dunia karena virus Corona. Informasi itu disampaikan lewat pemberitaan stasiun televisi China Global Television Network.

Dihari yang sama, Pemerintah Malaysia juga mengumumkan 4 orang warga negaranya dipastikan terinfeksi virus Corona.

26 Januari, 56 orang meninggal di China karena virus corona. Lebih dari 2000 lainnya terinfeksi.

27 Januari, Korban meninggal dunia bertambah menjadi 80 orang.

Dan, laluuu, teruuus…. bergulir ke 152 negara lainnya di dunia, hingga Indonesia.

11 Maret 2020, WHO melalui Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus di Jenewa, Swiss mengumumkan wabah Covid-19 atau virus corona (SARS CoV-2) menjadi pandemi global.

Jumlah pasien kasus corona di dunia, hingga Kamis (2/4/2020) pukul 15.49 WIB mencapai 938.565 kasus. Angka ini bertambah lebih 77.000 kasus sejak Rabu sore pukul 15.51 WIB. Kemarin sore, kasus yang terkonfirmasi berada di angka 861.113 Dari 938.565 orang yang positif terinfeksi Covid-19, 47.303 di antaranya meninggal dunia dan 195.397 telah dinyatakan sembuh.

Kabar baik, ini artinya lebih dari 22.000 orang dinyatakan sembuh sejak kemarin sore. Terdapat 203 negara dan wilayah di seluruh dunia yang telah melaporkan Covid-19. Selain itu, pandemi juga menyebar di dua transportasi angkut Internasional, yakni Diamond Princess yang bersandar di Yokohama, Jepang dan Kapal pesiar MS Zaandam Holland America.

Di Indonesia sendiri, tiga kasus positif pertama diumumkan secara resmi pada tanggal 2 Maret 2019. Mereka ini adalah warga Depok yang dikabarkan sempat melakukan kontak dengan turis Jepang yang sempat berkunjung ke Bali dan dinyatakan positif melalui sebuah tes di Malaysia. Sejak hari itu, kasus Covid-19 di Indonesia semakin terbuka. Pemerintah Indonesia mendapatkan desakan dari berbagai pihak untuk segera mengambil tindakan.

Hingga hari ini, Sabtu (3/4/2020), total ada 2.092 kasus Covid-19 di Indonesia. Angka ini bertambah 106 pasien yang dinyatakan positif virus corona dalam 24 jam terakhir.
1751 dirawat, 191 meninggal, dan 150 sembuh.

Data Pantauan COVID-19 Provinsi Sumatera Barat dengan Pembaharuan Terakhir : Jumat, 03 April 2020 Jam 13:17, adalah 3276  ODP, 71 PDP, dan 14 Positif.

---------------------------------------------------
Daaaan..kita semua tau, angka-angka diatas bukan hanya sekedar angka. Bukan sekedar gurauan statistika. Angka itu adalah “kita”, ya, kita dengan semua hal perihal yang melingkupi kita, dunia kita, kondisi sosial ekonomi kita, mental kita, pola pikir kita, yang jika dibeberin satu persatu, gambarannya bakal seperti anak panah atau paku yang menutupi permukaan virus corona itu sendiri.

Virus ini seperti ujian naik kelas buat umat manusia di bumi ini. Yang positif terinveksi, imunnya diuji. Jika kuat, maka akan sembuh, jika tidak maka akan kalah. Pemerintah sedang diuji, jika cepat tanggap, tingkat penyebaran virus akan cepat ditanggulangi. Jika tidak, maka pandemi akan tetap berlarut-larut dan semakin menyusahkan. Empati kita juga diuji. 
Sejauhmana kita sanggup berbagi untuk saudara yang terkena imbas corona. Sejauhmana kita bisa menahan diri untuk #dirumahaja dan sebagainya.

Sudah sebulan virus ini menyebar di negara ini. Minggu pertama kita semua panik, seperti tersentak tiba-tiba. Lalu minggu-minggu berikutnya kita mulai bergerak memeranginya bersama-sama. Pemerintah, tenaga kesehatan, ilmuwan, tokoh agama, dan kita semua bergerak bersama, berbuat apa yang kita bisa.

Minggu ke 4 ini, kampanye-kampanye untuk menshare berita baik semakin gencar dilakukan, pasien-pasien yang sembuh diberitakan, hal-hal baik tentang hikmah Corona dan aktivitas #dirumah aja juga memenuhi media sosial kita. Hal ini tentu saja bukan tanpa alasan. Semua orang ingin agar pendemi ini cepat berlalu. Dan kita semua butuh pikiran positif untuk mewujudkannya.

Yang pasti, semua hal-hal baik yang dianjurkan harus disiplin kita lakukan. Diminta social distancing, lakukan. Dianjurkan melakukan hygiene diri seperti mencuci tangan menggunakan air dan sabun lalu mengeringkannya, dan tidak menyentuh area wajah seperti hidung dan mulut dengan tangan kotor, lakukan. Diminta #dirumahaja kecuali urusan mendesak, lakukan.

Tulisan ini hanyalah sebuah catatan harian semata. Agar kelak saat lupa, kita bisa kembali mengenang dan belajar darinya. Karena Corona, bumi kita setidaknya bisa sedikit menghela nafas lega. Karena Corona, setidaknya kita makin menghargai banyak hal yang kita punya. Karena corona, setidaknya kita akan semakin menjaga kebersihan diri dan lingkungan kita. Karena Corona, akan banyak hikmah yang kita petik setelahnya.

Stay healty, stay safe and Stay at home. 🤗



PERIHAL MINGGU PAGI


Hari minggu kami dimulai saat selesai sholat subuh, saya membangunkan Zea dan Abaknya. Malam sebelumnya kami berjanji akan jogging pagi-pagi ke Pantai Carocok. Sebuah momen yang ditunggu-tunggu Zea setelah beberapa hari tidak bisa bermain keluar karena hujan terus mengguyur kota kecil ini setiap siang hingga sore. Kita akan pergi bermain sambil jogging besok pagi, tapi syaratnya jangan marah kalau dibangunin, begitu janji kami sebelum tidur.

Dan disinilah kami pagi-pagi memvideokan sunrise dengan fastmotion dan menemani Zea berendam dan bermain peran menjadi bajak laut dengan harta karunnya.

“Boleh berendam nggak bun?”, tanya Zea setelah duduk tanpa perasaan bersalah pada pakaiannya yang basah. Sambil tersenyum simpul, tentu saja saya bilang, “iyaaaa, boleh sayaaang”.
Bagi para orang tua, anak-anak mereka adalah harta yang sangat berharga dan mereka selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Dan kamipun tak ubahnya demikian. Kami tau pasti, tak ada satupun cara yang sempurna untuk menjadi orang tua yang baik. Setiap situasi itu unik, dan setiap orang tua melewati tantangan yang berbeda, mempunyai kemampuan dan keahlian yang berbeda, dan tentunya memiliki anak yang berbeda pula. Karena itu keputusan akan berbeda dan unik juga untuk setiap orang tua dalam membesarkan putra-putrinya. Dan kami memilih cara seperti ini melewati masa kecil putri kecil kami. Membiarkannya bereksplorasi. Memeluk dan menciuminya sesering mungkin, juga mengatakan bahwa kami sangat menyayanginya sepanjang waktu.

Kami tau pasti, bahwa masa-masa seperti ini tak akan berlangsung lama. Sampai usia berapa mereka mau dicium-cium dan dipeluk-peluk begitu? Hanya sampai usia berapa mereka bergelenjotan disekitar kita? Udah gedean dikit, ntar mereka malah malu sama teman-temannya kita cium dan peluk-peluk. Gedean dikit, malah waktunya bersama kita juga akan terbatas karena dia udah mulai punya dunianya sendiri. Hanya sampai berapa lama, kita menjadi pusaran dunia mereka? Nggak lama.

Karena itu bahagia dan beruntung sekali rasanya bisa menghabis hari-hari kami bersama Zea. Seperti hari Minggu ini.


Sepagi tadi, kami bermain di Pantai Carocok. Air laut sedang surut, sehingga karang-karang yang biasanya digenangi air terlihat muncul dipermukaan. Zea mengumpulkan baru-batu karang dan membuatnya menjadi harta karun bajak laut miliknya. Puas bermain di pantai, kami mendatangi kedai sate Kambang. Setengah porsi dengan daging kecil tanpa bawang untuk Zea, beberapa bakwan dan keripik ubi plus daging tanpa ketupat untuk Abaknya, dan satu porsi penuh dengan daging besar untuk bundanya,,hahaha, maklum bundanya butuk tenaga ekstra untuk menemani Zea bermain sampai dia terlelap siang nanti. :D
Sudah kenyang, dan saya pikir kami akan langsung pulang. Ternyata Uda membawa kami ke Pincuran Boga. Sebuah taman kecil dengan lapangan olahraga yang baru selesai dibangun. Awalnya, lapangan basket berada di samping taman Spora di depan masjid Akbar Baiturrahman, tempat Zea biasa bermain. Karena taman dipugar lebih luas, lapangan olahragapun di pindahkan ke Pincuran boga. Lapangan tenis, bulu tangkis dan basket terlihat segar dan berwarna-warni. Sekeliling pagar kawatnya dicat warna hijau dan Zea memanfaatnya untuk latihan rock climbing :D.
Uda meminjam bola basket dan memainkannya bersama Zea. Dan saya duduk dibawah pagar untuk memotret dan mem-boomerang-in mereka. Sebuah kesepakatan sepertinya sudah mereka buat. Membeli bola basket kecil berwarna pink dan baju basket kecil dengan warna yang sama dengan bola.

Saya menggantikan Uda bermain dengan Zea. Kami bermain engklek-engklekan. Kaki kanan Zea menginjak kaki kanan saya dan kaki kirinya diatas kaki kiri saya. Kanan, kiri, kanan, kiri, kami melangkah bersamaan sambil tertawa. Capek bermain engklek, kami lomba lari, dan tentu saja Zea pemenangnya. Saya membiarkannya menikmati waktunya di lapangan ini dengan menjadi pemenang.

Hampir siang, kami sepakat pulang. Di tempat makan sate tadi, Zea hanya makan sedikit, dan saya akan menyuapinya makan dengan nasi putih hangat dan telur dadar kesukaannya sesampai di rumah.

Beberapa saat setelah makan dan minum susu, Zea ditemani saya pulas di tempat tidur. Perihal hari minggu pagi, kami melewatinya dengan riang hati. 




Hari Ibu, Raport dan Pantai


Semua orang sedang membicarakan tentang hari Ibu. Facebook, Instagram, Tweeter, grup-grup WhatsApp, portal-poral berita online dan media sosial lainnya. Televisipun tak mau kalah pamor dengan tanyangan seharian penuh tentang perempuan-perempuan hebat di Indonesia. Hari Ibu menjadi hari kita semua, karena tanpa ibu, kita tak pernah ada untuk merayakan hari itu.

Ibu, sosok yang begitu besar artinya untuk kita. Tak hanya berjuang mengandung, melahirkan, menyusui, dan merawat hingga besar, tapi sosoknya adalah “monument” nyata sebuah komitmen seumur hidup, bahwa dia tak lagi bisa hidup hanya untuk dirinya sendiri.


“I love Bunda”, “Selamat Hari Ibu, mak”, “Happy Mother’s day, mom”, daaaan sebagainya, ucapan-ucapan itu bertebaran menyeruak haru kita. Sekali lagi Ibu, dengan semua yang dimilikinya lahir dan batin adalah sosok istimewa buat kita semua. 


Saat menjadi seorang Ibu, meski tak serta merta mengerti, saya paham bagaimana Ibu adalah tempat kembali. “Rumah” yang tak pernah ada sudahnya. Meski sebenarnya, Hari Ibu tak hanya hari ini, tapi setiap hari, tujuh hari dalam sepekan, semua adalah Hari Ibu. Hari-hari dimana ibu berjuang seharian hingga kadang terlelap dengan koyo atau balsem yang menempel dibadan.

Menurut sejarahnya, hari ini ditetapkan sebagai Hari Besar Nasional pada tahun 1959 dalam SK Presiden RI No. 316/1959. Saat itu, namanya adalah Hari Kebangkitan Perempuan, sebelum akhirnya Soeharto mengubah Hari Kebangkitan Perempuan itu menjadi Hari Ibu. Dalam tulisan ini saya tak hendak memperbandingkan antara ibu, calon ibu, atau mereka yang tak hendak menjadi ibu.  Tapi satu hal yang ingin saya sampaikan adalah sebuah terima kasih kepada perempuan-perempuan hebat dimasa lalu yang telah  berjasa membuat Hari Ibu terlaksana. Sebuah pengingat akan peranan dan perjuangan perempuan dan ibu hingga hari ini.

Perjuangan perempuan, perjuangan ibu yang tak pernah ada padamnya, sejak ribuan tahun lalu, hingga hari ini tepat di depan mata saya dan saya menjadi bagian darinya. Hari ini saya, kami, para ibu-ibu dengan sukacita menggandeng tangan-tangan malaikat kecil kami dengan beragam bawaan keperluan si pemilik tangan-tangan mungil itu. Menuntun mereka ke odong-odong, memeluk, bercerita dan memberi camilan selagi di jalan, menyuapi makan setelah sampai tujuan, lalu bertepuk tangan sambil terharu saat mereka mendapatkan raport sekolah pertama mereka.

Raport sekolah Zea tak berisi angka-angka. Kami sangat mengapresiasi hal itu. Lagian, angka apa yang akan ditulis di raport pendidikan anak usia dini? Tujuan kami -saya dan suami- menyekolahkan Zea di sekolah formal pertamanya pun adalah biar Zea punya teman. Memiliki aktivitas yang beragam dengan teman-teman sebayanya, bersosialisasi, menekan ego pribadinya dan tumbuh menjadi versi dirinya sendiri dengan bersemangat, bergembira dan bahagia. 

Sekolah Zea memutuskan untuk membagikan raport di sebuah pantai. Tentu saja hal itu mudah terwujud karena kami tinggal di kota kecil yang dikelilingi pantai dan laut. Sebuah berkah tersendiri tentunya.


Hanya butuh 10 menit untuk berangkat dari rumah, belanja camilan dan duduk-duduk santai di tepi pantai Carocok. Atau jika mau bersabar sedikit, kami bisa pergi ke Pantai Sungai Nipah dan puas bermain ombak hingga jari-jari kesemutan dan pulang setelah perut dipenuhi nasi atau mie goreng instan. Atau jika mau menyempatkan waktu sedikit, bisa agak ke selatan melihat penyu yang akan dilepas ke lautan. Atau makan es krim sambil melihat nelayan “maelo pukek” di pantai Sago. Atauuuu bisa seperti yang kami lakukan kali ini, menerima raport sekolah di pantai Pulau Karam, dan kemudian bersantai sambil menyeruput es kelapa muda di pantai Batu Kalang. Ada banyak atau, artinya ada banyak pilihan. Sungguh, Tuhan Maha Baik, bukan.



Datanglah ke kota kecil ini. Bisa bersama ibu, calon ibu mertua, teman yang akan menjadi ibu, atau calon ibunya anak-anak. Kalian akan disambut pula oleh ibu-ibu yang menulis tentang Hari Ibu ini juga tentunya.

Selamat Hari Ibuuuu….!


KENALAN YUK SAMA PRODUK PEMBERSIH WAJAH ORIFLAME


Pagiiiii..temen-temeeen.. :D

     Karena dipostingan sebelumnya aku udah sharing tentang sponge pembersih wajah alias si love nature Konjac Sponge. Maka kali ini, aku mau ngenalin temen-temen niiiih, sama pembersih wajah yang bisa temen-temen gunakan bersamaan dengan konjac sponge. Aku berharap penjelasan berikut akan bermanfaat buat temen-temen untuk memilih pembersih wajah sesuai dengan kebutuhan dan jenis kulit masing-masing ya…
   Mau doooong punya kulit wajah yang sehat terawaaat…Nah mulainya dari sini, dari pembersih yang akan membersihkan dan mengangkat sel-sel kulit mati di wajah kita.
Yuk ikuti “tour” pembersih wajah di Oriflame. Ada apa aja yaaaa… :D

    1.   Essential Fairness Gel Wash (Untuk Semua Jenis Kulit)


Seri Essentials Fairness sebenarnya memiliki beberapa produk perawatan kulit, salah satunya Gel Pembersih ini. Sebelum membahas produknya, aku mau bahas bahan yang digunakan sama si Essentials Fairness ini dulu. Essentials Fairness mengandung ekstrak buah PAMELO. Nah, buah pamelo itu sendiri, di Indonesia, dikenal dengan nama Jeruk Bali.
Kandungan asam amino serta vitamin C yang tinggi dalam buah pamelo, menjadikan banyak ahli kecantikan kulit memakai buah ini dalam produk  perawatan kulit untuk menghaluskan, melembabkan, serta melembutkan kulit dan membuat kulit jadi awet muda plus mengurangi komedo. Kandungan likopennya memberikan efek antibakteri dan antioksidan sehingga mampu mengatasi jerawat, noda hitam, dan penangkal radikal bebas loh. Pamelo juga kaya akan asam alfa hidroksi yang bisa mengencangkan kulit dan berkhasiat mencerahkan warna kulit secara merata.

Truuuss, apa sih kelebihan dari produk Essentials Fairness ini?
     1.   Kandungan bahannya alami yaitu ekstrak pamelo.
    2.   Dilengkapi UV filters yang membantu menjaga kulit tampil cerah alami.
    3.   Cocok untuk semua jenis kulit.
    4.   Wanginya seger banget, wangi citrus yang segar.
    5.    Kemasannya elegan. bisa dibawa kemana-mana, dan higienis.
    6.   Harganya juga sangat terjangkau (apalagi kalau lagi promo :D).

Lalu apa sih yang aku suka dari Essential Fairness Gel Wash ini?

Disamping semua manfaat dari kandungannya, aku suka banget Gel Wash ini karena isinya banyak, 125 ml. Aku kadang pake ampe 4x sehari. Pagi, siang, sore dan sebelum tidur malam. Setelah dipakai, rasanya segeeer banget, minyak dan kotoran di wajah berasa langsung bablas seketika..hehehe. Satu lagi, setelah dipakai itu, rasanya masih ada licin-licinnya di wajah, beda banget sama pembersih biasa yang langsung kesat setelah dipakai dan setelah dikeringkan wajah berasa ditarik dan kering. Aku suka karna setelah dipakai, wajah tetap segar dan lembab.

     2.  Pure Skin Purifying Face Wash (Untuk Kulit Berminyak/Berjerawat)
Siapa disini yang juga sebel sama jerawaaat?? Duuuh, yang satu itu bener-bener bikin gemes ya temen-temen. Menurut Wikipedia, Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat adalah suatu penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat,"Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya”. Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Duh duh duuuh..kalian gemes dan sembelnya ampe mencet-mencer jerawatnya nggak sih? :D

Tapiiii..sekarang kalian nggak perlu kawatir lagi kok. Ada aku, eh..ada Pure Skin Purifying face wash, hehehe. Pure Skin adalah produk yang memiliki Detect Technology yang dikombinasikan dengan Salicylic Acid - yaitu bahan yang memang diperuntukkan untuk jenis kulit normal dan berminyak. Salicylic acid ini sangat baik untuk mengatasi jerawat dan iritasi kulit. Cara kerjanya adalah melalui penetrasi sebum (kandungan minyak pelembab kulit) yang menyumbat pori-pori dan menimbulkan komedo. Menggunakan salicylic acid secara teratur bisa mengurangi pertumbuhan komedo dan jerawat- untuk mendeteksi dan menargetkan bakteri, sekaligus menjaga produksi sebum untuk tampilan kulit tampak jernih, bebas kilap dan minim masalah.

Selain itu, Pure Skin Purifying Face Wash juga mengandung Pomegranate, yaitu jenis buah yang memiliki kandungan vitamin dan antioksidan yang sangat tinggi. Pomegranate atau biasa disebut buah Delima ini memang memiliki manfaat yang cukup banyak untuk kecantikan kulit. Diantaranya adalah membantu regenerasi kulit baik di lapisan kulit terluar maupun lapisan kulit terdalam. Mampu mencegah penuaan dini akibat terpapar sinar matahari, seperti kerutan di wajah. Mampu mengurangi hiperpigmentasi atau noda-noda hitam, dan karena buah ini memproduksi kolagen, maka juga akan membuat kulit kita menjadi halus, lembut dan tampak lebih muda.. Kompliiiit :D

Pure Skin Purifying Face Wash dikemas dalam kemasan plastik seperti facial wash pada umumnya, di bagian atasnya ada tutupnya berwarna putih dan bentuknya seperti flip top gitu. Kemasan plastiknya berwarna putih campur kebiruan dan ada pula bagian yang tembus pandang sehingga terlihat jelas cairan di dalamnya.

3.  Love Nature Refreshing Cleansing Cream with Organic Aloe Vera & Coconut Water (Untuk Kulit Normal/Kombinasi : Menyegarkan dan menghidrasi)

Oriflame adalah perusahaan Swedia yang menawarkan berbagai macam produk perawatan berkualitas tinggi yang menggabungkan kebijaksanaan alam dengan ilmu pengetahuan terbaik di 63 negara di dunia. Sejak berdiri tahun 1967 silam, Oriflame dibangun atas kecintaan kepada alam. Tak hanya memberikan manfaat untuk kulit saja, tetapi Orifame juga mempertimbangkan dampak lingkungan. Karna itu pula, seri ini diberi nama LOVE NATURE. Love Nature sendiri  terdiri dari bahan-bahan alami terbaik yang berasal dari alam dan tentu saja ramah lingkungan. Formulanya biodegradable atau sangat mudah terurai dan tidak merusak lingkungan.

Seri love nature yang pertama ini cocok untuk kulit normal/kombinasi. Formulanya telah diuji secara dermatologis serta bersertifikat biodegradable, bebas silikon dan bebas paraben. Cleansing Cream ini dikemas dalam ukuran 125 ml. Kebayang kaaaan..gimana segernya air kelapa ditambah lidah buaya organic ditaruh di wajah, duuuh..segeeeer dan tentu saja menghidrasi kulit kita. Temen-temen bisa googling sendiri deh, manfaat air kelapa dan lidah buaya buat kulit. Daaan dua bahan alami yang luar biasa itu bisa kalian dapat dalam satu kemasan praktis. Cleansing Cream ini, teksturnya krim putih. Berbeda dengan pembersih biasa, krim ini digunakan dengan cara meletakkannya di kapas, dan mengusapkan ke wajah secara menyeluruh, dan kemudian dibilas.

4.  Love Nature Purifying Gel Wash with Organic Tea Tree & Lime (Untuk Kulit Berminyak : Membersihkan Dan Membuat Wajah Tampak Matte)

Gel Wash ini menyuguhkan kebaikan dari bahan super : minyak esensial Tea Tree Organik dan Lime, Gel Wash ini beraroma bunga jeruk yang mampu menghasilkan busa ringan dan bekerja untuk membersihkan kulit secara instan sekaligus menghilangkan make up, kotoran, dan minyak. Pembersih ini, teksturnya Gel. Juga telah teruji dermatologis dan non-komedogenik.
Minyak esensial Tea tree dalam pembersih ini diproduksi di Afrika. Tanaman ini dibudidayakan secara organik dan dipangkas daunnya, kemudian diuapkan sehingga terciptalah minyak tea tree yang digunakan untuk produk Love Nature. Lime yang digunakan adalah Mexican Lime Organic. Disamping tentu saja menyegarkan, lime juga bermanfaat untuk membuat kulit tampak matte. Kemasannya berisi 125 ml dengan tekstur Gel yang bening. Jika kulit kalian cenderung berminyak, saya menyarankan untuk menggunakan Gel wash ini.

5.  Optimals Hydra Matte Cleansing Gel Oily Skin


Nah, Jika memiliki jenis kulit wajah yang berminyak bahkan sangat berminyak diperlukan perawatan wajah yang ekstra. Jumlah produksi minyak pada jenis kulit berminyak sangat berlebihan yang menyebabkan mudahnya timbul jerawat, noda, dan pori-pori besar serta kulit berminyak bikin wajah kusam adalah beberapa diantara masalah kulit yang cenderung mudah dialami oleh jenis kulit berminyak.
Tapiii,,teman-teman nggak perlu khawatir lagi sekarang dengan kulit berminyak bahkan sangat berminyak sekalipun, yang menyebabkan kulit kusam, kulit kasar, kulit dehidrasi kulit jerawat dan komedo. Oriflame Memperkenalkan produk perawatan wajah OPTIMALS HYDRA MATTE SET yang merawat kulit wajah berminyak dengan membantu menjaga kadar minyak pada kulit.
Pada rangkaian skin care set OPTIMALS HYDRA MATTE ini, ada Optimals Hydra Matte Cleansing Gel yang bisa dijadikan sabun pembersih wajah untuk temen-temen yang memiliki kulit berminyak. Tau nggak, kalau sebenarnya kulit berminyak juga butuh pelembab loh untuk menyeimbangkan kadar minyak. Dan nggak Cuma membersihkan dan menghilangkan minyak di wajah saja, Optimals Hydra Matte Cleansing Gel Oily Skin juga melembabkan.
Cara menggunakannya, ciprati wajah dengan air hangat untuk membuka pori-pori. Pijat perlahan Hydra Matte Cleansing Gel ke kulit wajah dengan menghindari area mata. Bilas wajah menggunakan air hangat dan keringkan. Untuk hasil optimal, gunakan juga Hydra Matte Facial Toner, Seeing is Believing Eye Cream, Moisture Boosting Serum dan Hydra Matte Day & Night Cream.



6.  Optimals Hydra Radiance Gel Wash Normal/Combination Skin

Di awal tahun 2018 tepatnya bulan Maret 2018 Oriflame meluncurkan New SkinCare Set yaitu Optimals Hydra Radiance. Dari namanya saja sudah terbaca pastinya membantu kulit lebih terhidrasi. Khusus buat kulit normal atau kombinasi, supaya lebih terhidrasi dan tampak cerah.
Keunggulan skin care terbaru Oriflame ini tak lepas dari kandungan bahan yang digunakan yang diformulasikan dari paduan bahan alami khas Swedia yang disempurnakan oleh kandungan zat aktif yang dapat membantu menghidrasi kulit.
Dan bagian terbaiknya, karena berbahan dasar air, teksturnya pun sangat ringan, cepat meresap, tidak meninggalkan bekas minyak di permukaan kulit serta yang tidak kalah penting adalah tidak akan terasa pliket (lengket) atau menyumbat pori.
Temen-temen udah tau belom, Tanda Kulit terhidrasi dan Dehidrasi? Ini tanda kulit yang Terhidrasi:
1. Warna kulit tampak merata dan cerah
2. Kulit terasa kenyal dan kencang
3. Pori tampak tersamar
4. Kulit tampak berkilau alami dan berseri-seri
5. Kelembapan cukup dan minyak seimbang
6. Tidak tampak jerawat & flek hitam

Sedangkan kulit yang Dehidrasi:
1.    Kulit tampak kusam & sangat tidak cerah. Ini termasuk masalah kulit yang utama bagi kita.
2. Kulit terasa sangat tidak elastis
3. Kulit terasa kering dan mudah iritasi
4. Kerutan tampak jelas di bagian tertentu di wajah
5. Mudah terjadi jerawat karena sumbatan kotoran dan minyak di wajah
6. Terasa kaku & kasar

Lalu, Apa sih formula terbaru yang terdapat pada Optimals Hydra radiance ini ?
Ini niiiih, kandungannya ; Red algae (ganggang merah) & Brown algae (ganggang coklat), Blueberry, Cloudberry, Almond Oil, Aqua Minerals.
Red algae/ ganggang merah dan Brown algae/ganggang coklat adalah kandungan terbesar dalam Optimals Hydra Radiance. Tugas mereka adalah menekan kadar air di kulit kita, mempertahankan kadar air sampai titik kulit kita yang membutuhkan air, sehingga mampu melembabkan kulit,
Sedangkan Blueberry dan Cloudberry berfungsi Sebagai Vitamin C untuk melawan unsur Radikal Bebas yang membantu supaya tidak terjadi penuaan dini pada kulit.



7.   Optimals even Out Foaming Cleanser

Naaah, kalau Optimals Even Out ini, bisa bikin kulit temen-temen cerah merata bebas flek hitam. Dikalangan Oriflamers, Skin Care Set yang satu ini, hits banget loooh. Siapa sih yang nggak mau punya kulit wajah mulus tanpa flek atau noda hitam. Optimals Even Out ini mengandung Lumilight Complex. Mengandung ekstrak Pea seed, yang dikombinasikan dengan sucrose dilaurate (pelembab pengikat air), membantu menjaga kulit dari pigmentasi yang tidak diinginkan, dan membantu merawat warna kulit agar tetap tampak merata. Juga mengandung Pollution-out active merupakan polysaccharide matrix (pelapis kulit alami), melapisi kulit seperti kulit kedua, menjaga kulit dari akumulasi partikel karbon. Juga mengandung Meadowsweet yaitu Vitamin C yang membantu menyamarkan bintik gelap. Cocok untuk semua jenis kulit, produk ini Tidak mengandung paraben, Paduan bahan-bahan alami Swedia dan Mengatasi flek hitam akibat jerawat, sinar matahari dan polusi. Waaaaw,,,keren yaaaah,, :D
Cara pakainya sama seperti sabun muka biasa kok. Lalu dilanjut menggunakan Toner. Berdasar uji konsumen , 9 dari 10 perempuan setuju kulit tampak mulus. 66 perempuan Asia setuju kulit tampak mulus dalam 1 minggu pemakaian Optimals Even Out Cleansing Foam. Kemasan sama dengan semua serian Optimals yaitu Tube berisi 150 ml.



8.  NovAge Supreme Cleansing Gel


Naaaah..kalau ini, seri premiumnya niih..NovAge. Ngomongin skin routine, step pertama adalah cleansing alias pembersih. Biasanya kita pake produk cleanser atau gel wash, dilanjut mengaplikasikan toner. Kenyataannya, kita sering lupa atau malas, lalu skip pemakaian toner. Padahal fungsi toner ini berperan sangat penting untuk menutup pori-pori, untuk menenangkan kulit dan mempersiapkan kulit menyerap serum. Apabila tidak menggunakan toner, kulit akan menjadi kering dan sulit menerima manfaat dari serum dan pelembab, karena kulit belum siap menyerap itu tadi.
Nah, ternyata NovAge mengerti kemalasan kita, hehehe.. dan muncullah pembersih + toner dalam satu kemasan. Dan memberi solusi pada kita yang sering melewatkan toner. Jadi kita tetap bisa mempersiapkan kulit kita dan tetap menerima manfaat funsi toner. Kenaliiiin..NovAge Supreme Cleansing Geeel. :D
Pembersih ini praktis banget, yakni membersihkan sekaligus menutup pori dalam satu kemasan, dalam satu waktu. Jadi tak ada lagi alasan malas pake toner. Pembersih ini bukan cuma membersihkan saja, tapi juga merawat lapisan pelindung kulit dan melembabkan. Supreme Cleansing Gel lebih baik dari pembersih dan toner dari seri sebelumnya karena cukup dalam satu kemasan dan satu langkah saja kita sudah mendapatkan dua manfaat sekaligus, dan telah teruji secara klinis.
Yang artinya, Oriflame telah melakukan test pada sejumlah relawan dan menukur manfaat produk secara objektif setelah mereka menggunakannya. Cara pemakaiannya pun mudah, cukup basahi wajah pakai Supreme Cleansing Gel ini lalu pijat dengan gerakan lembut lalu dibilas bersih
Simpel kan?
Nggak perlu lagi pake toner tapi tetaap mendapatkan manfaat toner untuk mempersiapkan kulit kita untuk menerima bahan aktif serum dan pelembab selanjutnya.
Itu dia ya temen-temeeeen, semua jenis pembersih wajah di Oriflame. Kalian bisa pakai sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan masing-masing yaaaa…silahkan klik bit.ly/Tanyamitaaja kalau ada yang mau ditanyain yaaaa…
Salam sehat terawaaaat :D



Ruang yang Diam-Diam Mengajar: Catatan dari Kelas Pengembangan Kurikulum PIAUD

Siang ini, seperti biasa, saya berdiri di depan kelas Pengembangan Kurikulum PIAUD, mendengarkan dua mahasiswa saya, Risa dan Nadia, mempres...